Campur Mokla, Budaya Balaraja

Main dengan lawan jenis, “Campur Mokla” larang Karuhun Balaraja

 

Gaya anak muda saat ini sudah luar biasa dasyatnya. Lihat saja cara mereka berpakaian, berdandan dan berkendaraan. Gaya zet set seleb Tv menjadi mind set mereka. Tak ketinggalan anak muda Balaraja.

Sebagai mengingat saja. Gaya pergaulan anak muda-mudi tempoe doeloe. Karuhun Balaraja memberi pepatah dan pepitih yang hampir dilupakan generasi kini. “Campur Mokla…!”

Mokla itu darah jadi “Campur Mokla” berarti campur darah. Silokanya, pergaulan laki-laki dan perempuan yang tanpa batas menyebabkan bersatunya darah anak laki-laki dengan perempuan. Mengenai jabaran darah kagak perlu dibahas kalie….

Sangat tidak diperbolehkan anak laki main dengan anak perempuan, katanya: “Jangan nanti campur mokla…!” Dalam benak anak-anak (kami) waktu itu jika main dengan anak perempuan selalu dibayangi monster “Campur Mokla…”

Pembelajaran  tidak langsung orang tua memberikan implisitas bahwa pekerjaan ini, TABU…! Laiknya, Jangan berdiri di tengah pintu, jauh jodoh (padahal: menghalangi jalan). Jangan duduk di atas  meja, banyak hutang (padahal: tak elok dilihat) dan lain-lain (entar kita bahas di  “Tabu-Tabu Karuhun Balaraja”).

Ajaran Tetabuan yang didogmakan para karuhun ini sekarang sudah banyak disebodoin, alasannya KOLOT atawa KUNO. Apriori lainnya, menciptakan anak kurang berani, mengajari anak berbohong, mencla-mencle, dan watak negasi lainnya.

Kebaikan ajaran tetabuan ini, ternyata ampuh di zamannya. Sebagai pedoman otomatis tatagaul laki-perempuan dalam membentengi freesex, samen lapen, apalagi sex party. Locals wisdom, ternyata memberi banyak manfaat bagi laku lampah zaman kiwari.***(AR)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s