Kamus “Lieur” Sunda Balaraja

Berikut ini beberapa lema (kata, istilah) yang populer dalam bahasa ujaran dan komunikasi sehari-hari di Balaraja dan sekitarnya, medio 80-90-an. Beberapa diantaranya sudah menghilang, makanya dihidupkan kembali.

Dulu, persawahan hijau seperti ini bertebaran di Balaraja. Kini? Tak ada lagi…

 

Pungkal: adalah sejenis gundukan tanah yang biasanya ada di pinggiran sawah, dan hanya ada di musim kemarau.

Ceumpal: maksudnya melempar sampai jauh.

Hinis: artinya adalah sembilu (potongan tipis pada kulit bambu,yang dibuat untuk menyayat sesuatu).

Salang: tempat untuk menyimpan lauk-pauk, dengan cara digantung, untuk menghindari jangkauan kucing.

Godag: tempat menyimpan gabah yang dibuat dari bambu (dianyam), tetapi dengan ukuran super besar (berfungsi sebagai lumbung padi).

Hampo: sejenis batuan cadas yang terdapat di pinggir kali, lalu dibakar, dipanggang, dengan aroma wangi (bagi orang tua zaman dulu), dan dimakan.

Berikutnya kami lanjutkan, mudah-mudahan masih bisa ingat…

….

….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s