Isbandi, “Pemecah Kebekuan” Politik di Tangerang

Isbandi Ardiwinata, Ketua TP2D Tangbar

Terakhir ini, nama Isbandi Ardiwinata, Ketua TP2D Tangerang Barat melesat dalam orbit politik di Kabupaten Tangerang. Sebuah terobosan penting, tentu. Eksistensinya, dalam satu dua hal, tergolong ice breaker atau pemecah kebekuan.

Itupun jika kita setuju bahwa politik tak boleh kering dari kreativitas, inovasi, dan daya-daya pembaharuan. Kecuali bagi kalangan konservatif yang mempertahankan status quo (alias kemapanan yang beku), pasti mengapresiasi Isbandi di titik minimal. Barangkali juga dengan cemooh.

Namun sikap itu bukan satu-satunya opsi. Ada banyak perspektif yang bisa digunakan (demi menyoroti sosok Isbandi). Misalnya dengan menelaah dari sisi obyektif-faktual.

Tokoh muda ini memiliki nilai lebih yang agak jarang dimiliki oleh aktivis sosial politik ataupun pegiat sosial politik lain —di Kabupaten Tangerang.

Secara intelektual, ia terasah dengan tradisi akademik yang kuat. Ia produktif menulis artikel dan menyebar gagasan-gagasannya di pelbagai media cetak (lokal, nasional, pun di media online dan media elektronik). Namanya juga pernah tertera dalam plakat penghargaan tingkat nasional, tepatnya ketika menjadi Pemenang Utama lomba artikel Ulang Tahun Partai Demokrat tingkat Nasional.

Dari titik ini jelas terdapat garis pembeda. Bahwa kiprah aktivis atau pegiat sosial politik di Tangerang biasanya hanya bermodal pada “urat leher dan kepal tangan”. Semata berkoar-koar dalam komentar dan hura-hura demonstrasi.

Berikut: Isbandi yang Alumni SMAN Balaraja ini juga berkiprah dan sukses dalam titian bisnis. Di Kota Serang dan sekitarnya, ia bukan pendatang baru. Melainkan telah eksis dan menyandang label pengusaha muda. Sejumlah bidang usaha kini berada di tangannya.

Kombinasi dua faktor itu, yakni intelektual dan wirausaha menjadi motor penggerak penting, dalam menunjang gagasan-gagasan dan kiprah sosial politiknya. Sebuah tipologi baru yang memungkinkan dirinya untuk menjadi ikon bagi socioentrepreneurship (kewirausahaan sosial, pengusaha yang tak sekedar cari untung, tetapi juga melakoni kiprah sosial kemasyarakatan).

Pun dengan tambahan lain, terkait personality dan performance

Terasa sangat bersahaja. Tutur kata ringan, mengalir, tanpa intonasi yang dibuat-buat. Terkesan friendly, sangat bersahabat. Barangkali unsur ini yang memudahkan kiprahnya untuk mampu memperoleh akses ke mana-mana dan memperoleh sokongan banyak kalangan.

Konteks Politik?

Begitu memasuki tafsir politik tentang Isbandi, S.Sos, Msi , maka rupa-rupa opini bermunculan. Wajar saja. Sejauh tidak berbentuk fitnah dan kebencian, maka itu hal lumrah. Meski demikian, ada sedikit penjelasan, seputar kehadirannya yang lumayan memetik perdebatan di sana-sini.

Pertama, kalangan yang mengusung anasir apriori, alias mengedepankan rasa curiga. Barangkali itu bersumber dari lingkaran politik kekuasaan yang memang melekat dengan Isbandi, yaitu Serang Sentris. Ia besar dan eksis di sana,  maka tentu punya akses dan komunikasi politik yang baik dengan panggung dan aktor politik di Serang. Kenapa lalu ke Tangerang (Barat)?

Jawabannya akan diperoleh dari berbagai keterangan pribadi seorang Isbandi. Bahwa sesungguhnya ia tak semata terikat secara emosional dengan Tangerang, atau Tangerang Barat, lantaran keluarga dan kelahiranya memang di situ. Melainkan pula ia melihat ada yang perlu dilakukan di Tangerang Barat. Harus ada langkah perbaikan, perubahan, dan percepatan kemajuan di Tangerang Barat. Inilah komitmennya.

Kedua, sejumlah pihak yang “terusik” menelisik Isbandi dan mengaitkannya dengan kontestasi Pilkada di Kabupaten Tangerang. Pendapat ini ada sedikit cantelan, jika melihat lompatan popularitas, kampanye publik, dan gerakan jaringan yang menyokong Isbandi.

Mestinya, persepsi seperti ini cukup menjadi interogasi awal, untuk lebih jauh menyelami konteks selengkapnya. Benar, Isbandi gencar dengan kampanye publik, rekrutmen jaringan, dan gerak politik yang kencang. Tetapi bukan berpijak pada dan bertarget pada Pilkada…

Positioning-nya jelas: bahwa kampanye publik tentang Tangbar harus gencar, menjadi tekanan publik, dan mendapatkan apresiasi maksimal dari berbagai kalangan. “Tangbar tak boleh dipandang enteng” (kurang lebih begitu). Artinya, kalaupun harus hadir foto, spanduk, banner, dan baliho yang menyertakan Isbandi, itu bagian dari strategi. Bukan misi…

Ketiga, perbincangan tentang masa depan politik seorang Isbandi. Wacana ini tak hanya mengalir di kalangan dekat dan jejaring Isbandi dan aktivis Tangerang Barat saja, melainkan juga pihak non aktivis Tangbar (pun dengan sejumlah elit lain). Pengungkapan hal ini agak berdasar pada fakta memang. Orang tahu, Isbandi adalah intelektual-politisi-pengusaha. Pastilah ada target berjangka (dalam waktu dekat, atau 2014 nanti).

Barangkali perspektif yang seperti inilah yang paling mendekati kebenaran. Tidak salah, tentu, bila Isbandi punya rancangan perjalanan politik dengan track yang ia bangun sendiri. Peta politik sangat terbuka. Lebih-lebih, ia punya pengalaman. Termasuk dalam pertarungan Pemilu (ketika bergiat di pemilihan DPD RI). Ia juga punya jaringan yang mengakar, terutama di dunia kampus (saat ini beliau menjadi Wakil Ketua APTISI, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia). Di luar kampus, ia pun menjadi pengurus inti sejumlah organisasi (profesi maupun sosial). Termasuk sebagai Ketua TP2D Tangerang Barat. Maka, seperti kata George Orwel, masa depan ditentukan oleh kiprah hari ini. Lain kata, Isbandi telah menanam investasi…

Pemecah…

Tafsir lain yang tersedia untuk mengulas eksistensi Isbandi adalah ini: pemecah kebekuan politik.

Rasionalitas politik butuh penyegar. Tidak bersikutat dengan itu-itu melulu. Kita, di Kabupaten Tangerang, terlampau galau dengan gerak politik yang rutin, standar, dan membosankan. Harapan terpenting adalah: Isbandi benar-benar mampu menghadirkan dinamika politik yang berbeda. Dengan warna intelektualitas, kemandirian, kebersahajaan, dan cerdas. Insya Allah…

Iklan

2 comments on “Isbandi, “Pemecah Kebekuan” Politik di Tangerang

  1. Isbandi sebagai sosok yang mempunyai kualitas manajemen politik yang cerdas dan bisa masuk ke semua kalangan utk dapat menggerakan perubahan yang lebih baik di tangerang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s